Wed, 11 Feb 2026

Esai

Esai / 02 Dec, 2025
Ayah Juga Perlu KB, Tidak Hanya Ibu

Secara budaya, norma yang berlaku di masyarakat Indonesia masih menempatkan perempuan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kep...


Dari Fauziah Khumairah

Esai / 29 Nov, 2025
Dari Hafalan ke Pemahaman Kritis

Di era digital saat ini, kita terus disuguhkan beragam informasi dari media sosial, berita daring, hingga opini yang kadang sulit d...


Dari Vira Anjani Miftaullifah

Esai / 29 Nov, 2025
Literasi Ilmiah: Fondasi Calon Apoteker

Kayu Bajakah, tumbuhan dari hutan Kalimantan yang sempat viral karena diklaim sebagai obat kanker, padahal penelitian ilmiahnya mas...


Dari Wispa Elberia Sitorus

Esai / 16 Oct, 2025
Pergulatan Batin Hamsun dalam Novel Lapar

Pada musim gugur yang dingin di sebuah kota kecil, seorang penulis berjuang keras menghadapi kehidupan yang penuh kesulitan. Sebagai seorang penuli...


Dari Galang Mario

Esai / 01 Oct, 2025
Membaca Kasus Yai MIM dengan Kacamata Psikis

Awal Sebuah Ledakan Emosi Konflik sosial jarang datang tiba-tiba. Ia biasanya tumbuh perlahan, seperti bara kecil di bawah...


Dari Jodhy Rachman

Esai / 28 Sep, 2025
Artistic Journey Pada Pendidikan Seni

Pendidikan seni  meskipun memiliki peran penting dalam perkembangan karakter dan kreativitas siswa, masih sering terjebak dalam pola yang terl...


Dari Galang Mario

Esai / 25 Sep, 2025
Persahabatan yang Awet, Kunci Kesejahteraan Mental

Dalam sebuah perjalanan pulang sehabis ngeCamp di Bissoloro, Kabupaten Gowa, saya bersama 6 teman...


Dari Muhammad Riszky

Esai / 02 Feb, 2026
Membaca Ulang Budaya Perjodohan

Pernahkah anda memperhatikan atau melihat dengan seksama, seperti apa perbandingan kisah romansa/percintaan yang ada dalam Sejarah ...


Dari Ilham Arif Ramadhan

Esai / 13 Sep, 2025
Media Sosial: Ruang Hiburan Malah Jadi Beban

sebuah perspektif psikologi positif   Di era digital, media sosial adalah salah satu ruang utama bagi masyarakat untu...


Dari Asmar

Esai / 07 Sep, 2025
Kenapa Freud Harus Nongkrong di Era ChatGPT

Freud di Kursi Digital Bayangkan Sigmund Freud, bapak psikoanalisis, duduk bukan lagi di balik kursi panjang berlapis kain beludru, melai...


Dari Jodhy Rachman


Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.