Mon, 05 Oct 2026
Puisi / Dela Fadlilah / Oct 05, 2026

Masa Kecil

MASA KECIL


Masa di mana dibahagiakan oleh keadaan

Disambut oleh penantian

Diperhatikan oleh dunia

Gelak tawa nyaring lepas tanpa beban

Tak menghiraukan ruang

Maupun masalah yang terjadi dalam kehidupan

Jikalau dunia ini memiliki mesin waktu

Ingin rasanya memutar waktu kembali ke masa lalu

Untuk mengulang masa yang diinginkan selalu

Menjalani hidup dengan tenang tanpa beban yang sulit itu

Sayangnya hal itu hanyalah sebatas semu

Bayangan yang selalu menghantui tanpa tahu waktu


*

SEPARUH JIWAKU


Seseorang yang sangat berharga di dalam hidupku

Separuh jiwaku ada pada dirinya

Kasih sayangnya bagai air sungai yang tak henti mengalir 

Hidupku tanpanya hanyalah omong kosong belaka

Tak akan ada yang bisa menggantika posisinya

Ia adalah penenang hatiku di kala gundah

Penghibur dikala sedih

Penyemangat dikala lelah

Bahagianya, bahagiaku

Kesedihannya, kesedihanku juga

Terimakasih separuhku kau telah menyempurnakan hidupku 

Tanpamu separuh jiwaku hilang

Tanpamu aku kehilangan arah


*


PERNAHKAH KAU JUMPA?


Di antara mereka yang terhanyut oleh angan dunia

Ada dia yang tenggelam dalam sujud yang panjang

 

Pernahkah kau sua?

Di antara mereka yang terhanyut oleh cinta yang tak menentu

Ada dia yang memilih mengangkat kedua tangannya

Di sepertiga yang tenang

 

Pernahkah kau kira?

Di antara mereka yang sibuk membangun citra kehidupan

Ada dia yang berusaha menata hati dan jiwanya hanya ditunjukkan kepada Sang Pencipta



*


TITISAN RASA


Tentang sebuah rasa yang datang

Menyelinap masuk tanpa aba-aba

Jantung mendadak riuh

Ketegangan hinggap di balik hening

 

Akankah mampu ia kusembunyikan

Sementara bahagia terus mengetuk hati

Pikiran seolah melayang

Takut terbongkar sebuah kenyataan

 

Lalu, kucoba meredam gejolak di dalam dada

Yang meluap tak karuan

Perlahan kujinakkan bisingnya kepala

Merapihkan kecamuk yang bertabrakan

 

Memberikan pengertian kepada diri

Bahwa tak semua yang diinginkan akan terpenuhi

Menyerahkan segalanya kepada Sang Ilahi

Agar tiada luka saat harapan tak bertepi

 

Biarlah rasa ini terpendam

Sampai akhirnya takdir yang akan menentukan


*

CINTA DALAM KETETAPAN-NYA


Bukan sebuah pengharapan

Melainkan menyimpan sebuah rasa di dalam diam

Semakin disembunyikan semakin tersakiti

Namun, tak jua membuatku bersua

Takut jika angan terus melayang 

Menghancurkan hati berujung kekecewaan 

Harapanku hanya bersimpul kepada Allah

Agar dihadirkan sosok terbaik

Dalam ketetapan-Nya yang sangat indah 

Mungkin, tak mengharapkan dia sebagai orangnya 

Entah mengapa

Namun, rasa ini akan selalu tersimpan hingga Allah mengambilnya dariku




Penulis: Dela Fadlilah, Mahasiswa PGSD UMTAS.

Pronesiata

Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.

© pronesiata.id. All Rights Reserved.