Kukira Menetap Namun Singgah Kau yang kukira menetap namun singgahKehadiranmu sungguh bagai anginDatang begitu...
Dari Kontributor
Tanah Mati Lihatlah, mereka duduk diatas kursi megahbertingkah seolah-olah dewa memegang cangkul tak pernahnamun, p...
Virus dan Hari Kemenangan Lima Bulan Tak Terasa Umat Manusia Dikungkung Cemas Akan Pandemik Yang Bertebaran.Polemik ...
Cinta di Tengah PandemiTersirat cinta di saban waktuTersirat rindu pada mu kasihkuGelabah kalbuku menahan ...
Aku, Kau dan Kenangan Kau dan aku merajut kenanganBercerita dibawah rintik hujanSaling mengungkap asa dan impi...
Jeritan Pendemi Detik seakan melambat berdentingMemperjelas bagaimana situasi yang semakin gentingMenyuguhkan ...
Gelap Terang Sudut Pandang Bagaimana kau menafsirkan gelap yang memekik pekat?Perlukah kuberikan cahaya kunang-kunan...
Tiada Sama Sekali Rindu ada banyak sekali rindu berserak di benaknamun ketika kutahu, kusadar, engkau bukanlah engka...
Secercah Rasa Dengan mata memerah dan hati yang terus bergetarSwastamita meyaksikannyapun sudah engganTerlalu ...
Ikan-ikan di Empang Tujuh warna menyusun diujung tancap Tubuh ramping, mata sayu berdiriSudah tengah hari,...
Dari ST Fatimah
Kami percaya jika semua tulisan layak untuk dibagikan. Tak perlu harus sempurna! Media ini ruang bagi semua yang memiliki karya tulisan.
© pronesiata.id. All Rights Reserved.